Berpikir Kritis dan Solutif, Siswa MAN 1 Mukomuko Raih Beragam Penghargaan dalam Ajang Menulis Opini Nasional


Mukomuko (Humas) – Siswa MAN 1 Mukomuko kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang Lomba Menulis Opini Nasional yang diselenggarakan oleh 2045 Institute. Pada Selasa (3/3), enam siswa berhasil meraih penghargaan dalam kategori Best Award sesuai dengan keunggulan karya masing-masing.

Sebelumnya, keenam siswa tersebut telah berhasil melewati tahap seleksi tingkat nasional. Berdasarkan penilaian dewan juri, penghargaan yang diraih antara lain: Zaskia Afifa Ramadhani (XI.A) sebagai Most Creative Perspective, Saskia Nabila Putri (XI.B) sebagai Best Critical Thinking, Keysa Meichi Loveinia (XI.A) sebagai Best Idea Award, Nisrina Nur Latifah (XI.A) sebagai Most Relatable Opinion, Dewi Novatun Nida (XI.D) sebagai Best Vision and Solution, serta Valentari (XI.A) sebagai Best Moral Message.




Capaian tersebut menunjukkan bahwa karya yang dihasilkan para siswa tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga unggul dalam hal sudut pandang, kedalaman analisis, serta relevansi solusi yang ditawarkan.

Kepala MAN 1 Mukomuko, Hj. Nursyamsiah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kesungguhan. Kami bersyukur para siswa mampu menunjukkan potensi terbaiknya. Namun, yang terpenting adalah tetap rendah hati, terus belajar, dan menjadikan prestasi ini sebagai langkah awal untuk memberikan kontribusi yang lebih luas,” ungkapnya.

Apresiasi juga diberikan kepada guru pembimbing, Muhammad Sabri, M.Ag., yang dinilai memiliki peran penting dalam mendampingi proses penulisan opini. Melalui bimbingan yang intensif, para siswa dibekali kemampuan untuk mempertajam pola pikir, memperkuat argumentasi, serta menjunjung tinggi nilai keilmuan dan etika dalam berkarya.

Para siswa pun mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Mereka menyebutkan bahwa prestasi ini menjadi dorongan untuk terus berkarya, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk memperkuat budaya literasi, berani menyampaikan pendapat secara santun, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 Author: Muhammad Ali Serami Baru


Post a Comment

Previous Post Next Post